Skip to main content

Cerita Fabel

Pada zaman dahulu, terdapat sebuah kerajaan hewan yang berdiri kokoh dan damai.Namun kedamaian itu, tiba-tiba teruisik oleh hilangnya beberapa hewan yang mati diburu oleh manusia.

Para rakyat pun mengeluh kepada sang raja, yaitu pangeran singa. Mereka meminta resolusi untuk masalah pemburu yang membuat mereka takut dan gelisah. Namun, sang pangeran singa menghiaukannya dan hanya berfikir bahwa masalah pemburu hanya sebuah alasan rakyat untuk menjatuhkan kekuasaannya.

Beberapa Bulan kemudian, hampir 200 hewan besar seperti rusa dan gajah mati terbunuh oleh pemburu. Para rakyat pun marah kepada raja karena menghiraukannya. Sang pangeran raja pun panikndan takut karena ia  tak memiliki ide untuk mengatasi masalah. Beruntung, ada seorang macan yang dapat mengatasi masalah pemburu dengan cara meminta bantuan militer badak dari kerajaan tetangga untuk mengawasi perbatasan kerajaan

Sang Pangeran singa pun diminta turun dari tahtanya dengan dipaksa oleh rakyat dan digantikan dengan macan karena menurut para rakyat, sang macan lebih baik dalam menjalankan kerajaan.Sang singa pun tidak memiliki pilihan lain selain turun dari tahtanya.

Comments

Popular posts from this blog

Bersedekah

Alkisah, ada seorang pengemis tua yang sedang meminta-minta, kebetulan ada seorang pemuda yang berpapasan dengan si pengemis tua. "Orang muda, mohon berikan sedikit uang mu untuk bapak ini yang belum makan seharian" kata pengemis tua Lalu pemuda tersebut langsung mengambil uang 50 ribu karena merasa kasihan  dengan si pengemis "Ini pak, saya hanya bisa memberi segini" seru sang pemuda sambil memberi uang miliknya "Makasih ya, ini kembaliannya, tidak perlu banyak-banyak..." Kata si pengemis sambil memberi uang 40 ribu ke sang pemuda "Loh, kok dibalikin pak?"tanya sang pemuda "Gapapa, hitung-hitung saya memberi sedekah ke anda.." kata si pengemis

Cerpen

Pada sebuah samudra yang luas, hiduplah se-ekor paus yang sangat unik. Tak seperti paus pada umumnya yang hidup bersama dengan paus lainnys. Se ekor paus ini hanya hidup sendiri tanpa berkelompok dengan paus yang lainnya. Ia merasa tak kesepian karena yang dia tahu, ia hanyalah ikan yang hidup sendiri seperti ikan-ikan yang lainnya. Ia dapat menagmbil mangsa tanpa bantuan paus lain. Tak seperti paus lainnnya yang dapat bermigrasi melewati banyak samudera, paus yang sendiri ini takut untuk berenang jauh dari tempat tinggalnya  sehingga menyebabkan ia tak terdengar oleh paus lainnya walapun ia telah berusaha memanggil paus lainnya dengan suara yang sangat keras. Namu suara yang dibuat oleh paus tidak terdengar oleh laus lainnya Namun suatu hari, saat paus sudah tumbuh besar ada paus lain yang tersesat dan menemukan paus yang semula kesepian itu. Mereka lalu berteman dan berkat ajakan paus yang semula tersesat untuk menemukan rute untuk dapat menemukan kelompok paus lain. Tak berselan...