Skip to main content

Generasi Z

Generasi Z adalah generasi setelah Generasi Y, yang Lahir dari rentang waktu 1995 sampai 2014.

Menurut analisis dari Bloomberg of United Nation data, Gen Z akan memiliki jumlah 32 persen dari populasi global di tahun 2019. Angka ini akan mengalahkan jumlah generasi milenial yang menurut laporan adalah mereka yang lahir di antara tahun 1980-2000.

Generasi Z ini lahir di saat internet tengah berkembang pesat di dunia. Tak heran, mereka adalah generasi yang ‘melek’ teknologi. Generasi Z lahir dan langsung ‘ditemani’ teknologi, internet, serta smartphone dalam kehidupannya sehari-hari. 

Generasi ini lahir saat internet telah berkembang pesat dalam kehidupan manusia.Menurut Saya, generasi ini adalah Improvisasi dari generasi sebelumnya karena kita dapat menggunakan internet dan teknologi dengan sangat lancar.Sehingga kita dapat mrndapatkan banyak informasi dan pengetahuan dengan instan. Walaupun terdapat sisi negatif dari perkembangan teknologi yang pesat, tak dapat dipungkiri fungsi Internet sebagai sumber informasi utama.



Comments

Popular posts from this blog

Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS)

LDKS merupakan singkatan dari Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa. LDKS merupakan kegiatan siswa, calon pengurus organisasi untuk diberi pembekalan agar pemahaman mereka mengenai konsep organisasi semakin jelas. Selain itu, sebagai penguatan kepribadian mereka sebagai pemimpin dan pengurus organisasi kedepannya.  LDKS bertujuan untuk mencetak generasi muda yang berkarakter dan latihan mendalami dan memahami tentang konsep-konsep atau dasar-dasar sebuah organisasi di sekolah, seperti Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) atau kepramukaan.  Menurut saya, LDKS akan bermanfaat karena dapat memberikan pengalaman dan dasar sebagai siswa yang baik dan memiliki kemampuan untuk berorganisasi.

Cerita Fabel

Pada zaman dahulu, terdapat sebuah kerajaan hewan yang berdiri kokoh dan damai.Namun kedamaian itu, tiba-tiba teruisik oleh hilangnya beberapa hewan yang mati diburu oleh manusia. Para rakyat pun mengeluh kepada sang raja, yaitu pangeran singa. Mereka meminta resolusi untuk masalah pemburu yang membuat mereka takut dan gelisah. Namun, sang pangeran singa menghiaukannya dan hanya berfikir bahwa masalah pemburu hanya sebuah alasan rakyat untuk menjatuhkan kekuasaannya. Beberapa Bulan kemudian, hampir 200 hewan besar seperti rusa dan gajah mati terbunuh oleh pemburu. Para rakyat pun marah kepada raja karena menghiraukannya. Sang pangeran raja pun panikndan takut karena ia  tak memiliki ide untuk mengatasi masalah. Beruntung, ada seorang macan yang dapat mengatasi masalah pemburu dengan cara meminta bantuan militer badak dari kerajaan tetangga untuk mengawasi perbatasan kerajaan Sang Pangeran singa pun diminta turun dari tahtanya dengan dipaksa oleh rakyat dan digantikan dengan macan k...